Kamis, 15 Maret 2012

Pentingnya Bersosialisasi

Proses sosialisasi sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat. Tanpa adanya sosialisasi hidup kita tidak akan makmur. Untuk memudahkan kita bersosialisasi kita harus pandai bergaul dan beradaptasi. Dalam bergaul kita jangan pernah membeda-bedakan teman hanya karena derajat atau kelebihannya saja. Teman yan baik tidak dapat diukur dari kedudukan sosial atau kelebihannya saja, tetapi dari kesetiaan dan ketulusannya.
Selain itu, tidak hanya dengan yang sebaya saja kita berteman, yang lebih tua atau muda pun bisa kita jadikan teman. Teman yang lebih tua akan banyak membantu kita, karena mungkin mereka lebih mempunyai pengalaman hidup, begitu juga dengan yang lebih muda. Dengan bergaul dengan semua kalangan, kita jadi bisa tau bagaimana saling menghormati dan menghargai.  
Oleh sebab itu, jangan sekali-kali kita membeda-bedakan teman dari status sosialnya ataupun usianya. Ada baiknya kita mencari teman sebanyak-banyaknya, dengan banyak teman jika kita mempunyai kesulitan bisa menjadi mudah. Kalau bisa setiap orang yang kita temui anggaplah teman, banyak teman juga akan menambah ilmu pengetahuan. Maka, janganlah takut untuk bergaul dan berteman, karena hidup akan lebih berwarna bila kita mempunyai teman.

Rabu, 14 Maret 2012

Peran Bank Umum dan Bank Sentral

Bank umum adalah bank yang memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Tugas pokok bank umum

  1. menghimpun dana dari masyarakat (menerima tabungan)
  2. memberikan pinjaman/kredit kepada masyarakat
  3. memberikan jasa-jasa kepada masyarakat dalam bidang keuangan

Bank sentral adalah bank yang bertugas sebagai bank sirkulasi dan sebagai induk dari bank lainnya (banker's of bank). Di Indonesia yang berperan sebagai bank sentral adalah Bank Indonesia.

Tugas Bank sentral, antara lain ;

  1. mengedarkan uang dan pengaturan peredarannya (uang yang dikeluarkan oleh bank Indonesia merupakan alat  pembayaran yang sah di Indonesia)
  2. membina bank yang lainnya agar menjadi bank yang sehat
  3. mengawasi bank-bank
  4. mengusahakan stabilitas ekonomi
  5. pemegang kas pemerintah
  6. pemimpin kliring
  7. sumber dana terakhir (last ending resort)
  8. membuat peraturan tentang perbankan
  9. menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
  10. mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran

TUGAS 1 (aspek hukum dalam ekonomi)

1. PENGERTIAN HUKUM

Hukum adalah suatu aturan atau tata perilaku manusia yang secara resmi dikukuhkan atau diresmikan agar ditaati, bersifat memaksa dan bagi siapa yang melanggarnya akan dikenakan sanksi. Hukum pada umumnya dibuat oleh para pemimpin, penguasa atau pemerintah melalui lembaga atau intuisi hukum

2. TUJUAN DAN SUMBER-SUMBER HUKUM
TUJUAN
Sama halnya dengan pengertian hukum, banyak teori atau pendapat mengenai tujuan hukum. Berikut teori-teori dari para ahli :

Prof Subekti, SH :
Hukum itu mengabdi pada tujuan negara yaitu mencapai kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya dengan cara menyelenggarakan keadilan. Keadilan itu menuntut bahwa dalam keadaan yang sama tiap orang mendapat bagian yang sama pula.
Prof. Mr. Dr. LJ. van Apeldoorn :
Tujuan hukum adalah mengatur hubungan antara sesama manusia secara damai. Hukum menghendaki perdamaian antara sesama. Dengan menimbang kepentingan yang bertentangan secara teliti dan seimbang.
Geny :
Tujuan hukum semata-mata ialah untuk mencapai keadilan. Dan ia kepentingan daya guna dan kemanfaatan sebagai unsur dari keadilan.

Pada umumnya hukum ditujukan untuk mendapatkan keadilan, menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat serta mendapatkan kemanfaatan atas dibentuknya hukum tersebut. Selain itu, menjaga dan mencegah agar tiap orang tidak menjadi hakim atas dirinya sendiri, namun tiap perkara harus diputuskan oleh hakim berdasarkan dengan ketentuan yang sedang berlaku.

Secara singkat Tujuan Hukum antara lain:
  • keadilan
  • kepastian
  • kemanfaatan
Menurut saya sendiri, hukum itu bertujuan agar kehidupan masyarakat menjadi aman dan sejahtera, serta tertib dan menyelaraskan kehidupan satu sama lain.

SUMBER-SUMBER HUKUM
Sumber-sumber hukum adalah segala sesuatu yang dapat menimbulkan terbentuknya peraturan-peraturan. Peraturan tersebut biasanya bersifat memaksa.
Sumber-sumber Hukum ada 2 jenis yaitu:
  1. Sumber-sumber hukum materiil, yakni sumber-sumber hukum yang ditinjau dari berbagai perspektif.
  2. Sumber-sumber hukum formiil, yakni UU, kebiasaan, jurisprudentie, traktat dan doktrin
Undang-Undang
ialah suatu peraturan yang mempunyai kekuatan hukum mengikat yang dipelihara oleh penguasa negara. Contohnya UU, PP, Perpu dan sebagainya


Kebiasaan
ialah perbuatan yang sama yang dilakukan terus-menerus sehingga menjadi hal yang yang selayaknya dilakukan. Contohnya adat-adat di daerah yang dilakukan turun temurun telah menjadi hukum di daerah tersebut.


Keputusan Hakim (jurisprudensi)
ialah Keputusan hakim pada masa lampau pada suatu perkara yang sama sehingga dijadikan keputusan para hakim pada masa-masa selanjutnya. Hakim sendiri dapat membuat keputusan sendiri, bila perkara itu tidak diatur sama sekali di dalam UU
Traktat
ialah perjanjian yang dilakukan oleh dua negara ataupun lebih. Perjanjian ini mengikat antara negara yang terlibat dalam traktat ini. Otomatis traktat ini juga mengikat warganegara-warganegara dari negara yang bersangkutan.


Pendapat Para Ahli Hukum (doktrin)
Pendapat atau pandangan para ahli hukum yang mempunyai pengaruh juga dapat menimbulkan hukum. Dalam jurisprudensi, sering hakim menyebut pendapat para sarjana hukum. Pada hubungan internasional, pendapat para sarjana hukum sangatlah penting.


3. KODIFIKASI HUKUM
Kodifikasi hukum adalah pembukuan jenis-jenis hukum tertentu dalam kitab undang-undang secara sistematis dan lengkap. Ditinjau dari segi bentuknya, hukum dapat dibedakan atas:
Hukum Tertulis (statute law, written law), yaitu hukum yang dicantumkan dalam pelbagai peraturan-peraturan. dan;
Hukum Tak Tertulis (unstatutery law, unwritten law), yaitu hukum yang masih hidup dalam keyakinan masyarakat, tetapi tidak tertulis namun berlakunya ditaati seperti suatu peraturan perundangan (hukum kebiasaan).

ada 2 macam kodifikasi hukum, yaitu ;
Kodifikasi terbuka
kodifikasi yang membuka diri terhadap terdapatnya tambahan – tambahan diluar induk kondifikasi. Pertama atau semula maksudnya induk permasalahannya sejauh yang dapat dimasukkan ke dalam suatu buku kumpulan peraturan yang sistematis,tetapi diluar kumpulan peraturan itu isinya menyangkut permasalahan di luar kumpulan peraturan itu isinya menyangkut permasalahan – permasalahan dalam kumpulan peraturan pertama tersebut. Hal ini dilakukan berdasarkan atas kehendak perkembangan hukum itu sendiri sistem ini mempunyai kebaikan ialah;
 Hukum dibiarkan berkembang menurut kebutuhan masyarakat dan hukum tidak lagi disebut sebagai penghambat kemajuan masyarakat hukum disini diartikan sebagai peraturan “.

Kodifikasi tertutup
Adalah semua hal yang menyangkut permasalahannya dimasukan ke dalam kodifikasi atau buku kumpulan peraturan.Dulu kodifikasi tertutup masih bisa dilaksanakan bahkan tentang bidang suatu hukum lengkap dan perkasanya perubahan kehendak masyarakat mengenai suatu bidang hukum agak lambat. Sekarang nyatanya kepeningan hukum mendesak agar dimana-mana yang dilakukan adalah Kodifikasi Terbuka.
Unsur-unsur dari suatu kodifikasi:
  1. Jenis-jenis hukum tertentu
  2. Sistematis
  3. Lengkap

Tujuan Kodifikasi Hukum tertulis untuk memperoleh:
  1. Kepastian hukum
  2. Penyederhanaan hukum
  3. Kesatuan hukum
4. KAIDAH / NORMA
Kaidah / norma hukum adalah peraturan yang dibuat atau yang dipositifkan secara resmi oleh penguasa masyarakat atau penguasa negara, mengikat setiap orang dan berlakunya dapat dipaksakan oleh aparat masyarakat atau aparat negara, sehingga berlakunya kaidah hukum dapat dipertahankan
Menurut sifatnya kaidah hukum terbagi 2, yaitu :

hukum yang imperatif, maksudnya kaidah hukum itu bersifat a priori harus ditaati, bersifat mengikat dan memaksa.
hukum yang fakultatif maksudnya ialah hukum itu tidak secara apriori mengikat. Kaidah fakultatif bersifat sebagai pelengkap.

Ada 4 macam norma yaitu :
Norma Agama adalah peraturan hidup yang berisi pengertian-pengertian, perintah-perintah, larangan-larangan dan anjuran-anjuran yang berasal dari Tuhan yang merupakan tuntunan hidup ke arah atau jalan yang benar.
Norma Kesusilaan adalah peraturan hidup yang dianggap sebagai suara hati. Peraturan ini berisi suara batin yang diakui oleh sebagian orang sebagai pedoman dalam sikap dan perbuatannya.
Norma Kesopanan adalah peraturan hidup yang muncul dari hubungan sosial antar individu. Tiap golongan masyarakat tertentu dapat menetapkan peraturan tertentu mengenai kesopanan.
Norma Hukum adalah peraturan-peraturan hidup yang diakui oleh negara dan harus dilaksanakan di tiap-tiap daerah dalam negara tersebut. Dapat diartikan bahwa norma hukum ini mengikat tiap warganegara dalam wilayah negara tersebut

5. PENGERTIAN EKONOMI DAN HUKUM EKONOMI
Ekonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana manusia memenuhi kebutuhannya serta bagaimana mendapatkannya
Hukum ekonomi adalah suatu hubungan sebab akibat atau pertalian peristiwa ekonomi yang saling berhubungan satu dengan yang lain dalam kehidupan ekonomi sehari-hari dalam masyarakat.

Sumber

Senin, 09 Januari 2012

Menjadi Mahasiswa Ideal


Dalam mencapai suatu tujuan , diri kita seringkali menginginkan hasil yang perfect /sempurna. Tapi seiring berjalannya waktu, tujuan yang perfect / sempurna yang kita impi-impikan / inginkan meleset dari alur yang telah kita buat. Malahan ada juga tujuannya tidak ada yang terlaksana. Fenomena tersebut seringkali muncul dalam lika-liku perjalanan hidup kita.
Ngomong-ngomong tentang tujuan / goal, ada sebuah wacana ringan mengenai tujuan seorang lulusan SMA / SMK untuk melanjutkan studinya di jenjang perkuliahan. Mesti di benak mereka, salah satu tujuan mereka kuliah adalah menjadi sosok mahasiswa yang ideal. Menjadi seorang mahasiswa ideal itu tidaklah gampang, diperlukan pengorbanan untuk menjadi sosok mahasiswa ideal. Untuk mengetahui karakteristik dari berbagai macam tipe mahasiswa terutama mahasiwa ideal , maka penulis akan mencoba untuk memaparkannya dalam sebuah wacana ringan.
·         Tipe Akademis
Karakteristik yang pertama adalah mahasiswa yang bertipe akademis, dimana mahasiswa yang memiliki tipe ini, kehidupannya hanya berkutat tentang masalah akademik. Mereka lebih mengutamakan kehidupan kuliah. Kehidupannya mungkin hanya betumpu pada 3 tempat “ Kelas, Perpustakaan, dan Kost “. Di dalam sisi akademik IP ( Indeks Prestasi ) mereka mengagumkan dengan mendapatkan predikat comloude (nilai diatas 3,5).Tapi sayangnya di sisi nonAkademik misalnya hubungan interaksi dengan dunia luar biasanya mereka mendapatkan nilai jeblok. Kalau dibuat ke dalam sistem penilaian dia mendapat nilai E.
·         Tipe Organisatoris
Manusia adalah makhluk sosial, dimana salah satu ciri dari makhluk sosial adalah selalu melakukan interaksi dengan individu lain. Untuk membangun interaksi yang efektif dan terarah dibutuhkan sebuah wadah yang disebut organisasi. Begitu juga di kampus, organisasi sangat berguna untuk membangun kepribadian mahasiswa. Dengan berorganisasi, seorang mahasiswa dapat menemukan talenta-talenta yang terpendam yang ada pada dalam dirinya. Selain itu dengan beorganisasi, dapat menambah relasi atau kenalan yang akan memberikan keuntungan pada dirinya.
Namun lagi-lagi tipe ini ada kelemahan, terutama bagi yang belum bisa memanajemen waktu dengan baik. Menurut beberapa pemangatan dan diiringi dengan survai, mahasiswa yang aktif dalam organisasi memiliki tingkat inteligensi yang rendah disisi Akademik. Mereka lebih menomersatukan organisasi dibandingkan kepentingan kuliah. Mereka jarang sekali mengikuti kegiatan perkuliahan, ini disebabkan karena mereka disibukkan dengan amanah dan tanggungjawab yang ada di organisasi.
·         Tipe Worker
Kehidupan perekonomian yang semakin sulit, berdampak juga pada cara berfikir mahasiswa, untuk itu mereka mencari pekerjaan atau bahkan membuat usaha sambilan. Adapula yang bekerja demi memenuhi kebutuhan rumah tangga ( bagi mereka yang telah menikah ). Namun sayangnya mahasiswa yang memiliki tipe worker biasanya mengalami kesulitan dalam menaikkan motivasi diri agar aktif dan bersemangat kuliah. Mereka lebih mengutamakan pekerjaan / usahanya dibandingkan masalah kampus ( kuliah + organisasi ). Apalagi kalau di dalam pekerjaannya dia mendapat tugas yang begitu berat dan harus diselesaikan berdasarkan deadline, maka masalah kampus tidak akan terpikirkan di dalam otak mereka. Di dalam pikiran mereka “Saya harus bisa menyelesaikan pekerjaan dan mendapat gaji”.
·         Tipe Ideal of University Students
Tipe ini adalah tipe yang diidam-idamkan oleh mahasiswa, Di dalam karakteristik tipe mahasiswa, tipe ini menduduki kasta tertinggi. Mahasiwa yang memiliki Tipe Ideal of University Students adalah mahasiswa yang bisa menggabungkan sisi akademik, sisi organisatoris dan worker menjadi satu. Jadi di sisi akademik tetap terjaga, di sisi organisasi selalu ambil bagian, dan di sisi workernya masih tetap jalan tanpa halangan yang berarti. Mahasiswa yang memiliki tipe ini akan membuat “ ngiler dan nggumon ” mahasiswa lain. Mengapa tidak ? Perfect alias sempurna bagi mahasiswa yang memiliki tipe ini. Untuk itu dibutuhkan tips dan trik untuk dapat meraihnya. Ada beberapa syarat agar dapat dikategorikan mahasiswa yang memiliki tipe ini :
↔ Dalam sisi perkuliahan, dia adalah orang yang smart, rajin dan selalu aktif kuliah.
↔ Memiliki daya / kekuatan berdiskusi yang baik, jadi dia nggak mau cuma jadi pendengar setia.
↔ Memiliki daya intelegensi yang tinggi, berwawasan luas, dan bila ditanya tentang bentuk -bentuk
permasalahan yang ada di sekitarnya dia “ nyambung ”.
↔ Aktif dalam kegiatan organisasi.
↔ meskipun sibuk di kampus, tetapi dia masih sempat juga mencari nafkah.
Memanglah tidaklah gampang untuk menjadi mahasiswa ideal, tapi yang terpenting kalau kita berusaha pasti Allah SWT akan memberi jalan keluar. Kita harus tanamkan dalam hati kita bahwa ”tidak ada kata susah dalam hidup”. Suatu akan menjadi susah bila di dalam hati kita tidak ada hasrat untuk mencoba.
Sebagai penutup dari wacana ringan ini ada satu pesan yang perlu kita renungkan bersama “ malaslah kau bila kau jadi seorang yang pemalas ”. Semoga pesan tersebut dapat menjadikan otak kita berpikir dan menjadikan alat pemantik untuk memperoleh tujuan yang diharapkan.

sumber

Belajar Sambil Dengar Musik Tak Baik untuk Otak



Cardiff, Tidak sedikit orang yang suka belajar sambil mendengarkan musik, nonton televisi atau mendengarkan radio. Tapi sebenarnya belajar sambil mendengarkan musik tidaklah baik untuk otak. Mengapa?

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan pelajar yang suka mendengarkan musik ketika belajar membawa dampak buruk bagi otak.

Mempelajari materi ujian sambil mendengarkan musik bukanlah hal yang tepat, karena latar belakang musik dapat mempengaruhi kemampuan otak untuk melakukan tugas-tugas yang berkaitan dengan memori, yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi konsentrasi.

Penelitian yang telah dipublikasikan pada jurnal Applied Cognitive Psychology ini, dilakukan dengan meminta partisipan mengingat delapan data dalam urutan. Penelitian ini dilakukan di lima kondisi berbeda, yaitu lingkungan yang tenang, diperdengarkan musik yang disukai, musik tak disukai, data tidak stabil (urutan acak) dan data stabil.

Hasilnya, kemampuan mengingat partisipan buruk saat kondisi mendengarkan musik, baik musik yang disukai maupun yang tak disukai, juga saat dilakukan mengacakan data. Sedangkan ingatan paling bagus terjadi ketika berada pada lingkungan yang tenang dengan data yang tetap atau stabil.

"Rendahnya daya ingat partisipan pada saat mendengarkan musik dan mengalami data acak terjadi karena adanya variasi di lingkungan akustik. Hal ini merusak kemampuan untuk mengingat urutan data dan pengulangan," tutur Nick Perham, peneliti dan dosen di School of Psychology, University of Wales Institute di Cardiff, seperti dilansir dari Health24, Jumat (6/8/2010).

Perham menjelaskan bahwa untuk mengingat data juga diperlukan kemampuan untuk mempertahankan kontrol informasi dalam jangka pendek, yaitu melalui pengulangan memori.

Tetapi hal tersebut tidak akan terjadi ketika lingkungan belajar atau tempat untuk mengingat mengalami variasi akustik atau perubahan bunyi, seperti dengan latar belakang musik.

"Ketika Anda belajar dengan tujuan untuk mengingat, maka carilah lingkungan yang tenang," rekomendasi Perham.

Namun, studi lain menunjukkan bahwa mendengarkan suara-suara tertentu seperti bahan kuliah saat tidur justru dapat meningkatkan daya ingat. Bahkan, untuk memanfaatkan hasil temuan ini, sekarang telah diproduksi bantal yang dilengkapi dengan speaker sehingga orang bisa tidur sambil mendengarkan musik atau bahan kuli
(mer/ir
)

sumber

Mengasah Kreativitas Dalam Mengembangkan Usaha Kecil

Dunia bisnis selalu berubah dan tidak pernah berhenti mengalami perubahan, pasang surut lingkungan bisnis selalu terjadi. Problem dalam mengembangkan bisnis tidak saja datang dari internal pelaku bisnis semata tetapi juga datang dari lingkungan sekitarnya. Ada berbagai macam cara yang dilakukan orang dalam mengembangkan bisnisnya seperti pernah ditulis pada beberapa tulisan terdahulu antara lain dengan persiapan dalammengembangkan usaha secara matang, melakukan inovasi bisnis, melaksanakan langkah diversifikasi usaha dan upaya-upaya lainnya.

Apapun yang dilakukan dalam
 mengembangkan bisnis kunci utamanya adalah kreativitas di dalam menentukan langkah dan upaya tersebut. Satu langkah sukses dalam mengembangkan bisnis yang dilakukan orang lain belum tentu sesuai untuk bisnis kita jika dijiplak begitu saja tanpa kreativitas dan modifikasi di dalamnya. kreativitas didalam mengadopsi strategi bisnis orang lain juga penting bagi suksesnya bisnis.
Kreativitas terletak pada orangnya, terletak pada pelakunya, maka langkah agar kita bisa kreatif dalam mengembangkan bisnis adalah mengasah kreativitas diri kita. Kreativitas adalah sebuah keterampilan yang bisa muncul dalam diri kita dan juga bisa hilang. Kreativitas bisa muncul dan berkembang jika diasah dan dilatih, sebaliknya bisa hilang jika tidak pernah dilatih. Berikut adalah tips mengasah kreativitas kita yang bisa berguna untuk mengembangkan usaha dan pengembangan pribadi.
§  Menciptakan tujuan yang jelas, agar dapat menghasilkan ide-ide yang jelas juga .
Setelah tujuan yang ditetapkan sudah jelas kemudian fokus dalam melakukan tindakan-tindakan untuk mencapai tujuan tersebut. Betapapun cemerlang ide-ide kreatif yang Anda hasilkan, nantinya tidak akan bernilai jika belum dilaksanakan atau diuji. Jadi Anda akan menjadi lebih kreatif dengan selalu menciptakan tujuan dan kegigihan mencapai tujuan itu.
§  Mempelajari kemampuan fundamental yang diperlukan
Berusahalah menyerap ilmu pengetahuan dan pengalaman sebanyak mungkin di bidang yang sangat Anda minati, misalnya di bidang perdagangan, motivasi, bahasa, kedokteran, tehnik, dan lain sebagainya. Semakin banyak hal yang Anda ketahui, semakin mudah Anda ciptakan kreativitas yang bernilai jual tinggi. Salah satu contoh adalah Soegiharto Sosrodjojo, berpuluh tahun menggeluti dunia pertanian dan produksi teh kemudian menciptakan teh botol dan sekarang menjadi jutawan yang memimpin Sosro Group.
§  Fokus pada satu aktivitas kreatif.
Misalnya Anda ingin kreatif dalam bidang desain pakaian, lakukan aktivitas kreatif walaupun hanya berupa goresan sketsa sederhana atau satu bagian sulaman. Langkah itu selain membuat Anda lebih menikmati dan terbiasa, tetapi juga meningkatkan daya kreativitas Anda seiring bertambahnya pengalaman dan ilmu yang terus bertambah setiap hari.
§  Keluar dari zona nyaman.
Sebab pada saat itu ia terdesak untuk segera mendapatkan solusi atas masalah-masalah yang sedang dihadapi. Cobalah mengimajinasikan suatu keadaan dimana Anda berada dalam kondisi terdesak dan kemudian tulislah apa yang ada dalam pikiran Anda. Beberapa di antara imajinasi tersebut mungkin dapat menjadi ide kreatif andalan. Bila kebiasaan tersebut terus diulang, maka Anda akan terlatih atau terbiasa menciptakan aneka kreativitas.
§  Biarkan pikiran bebas berimajinasi
Imajinasi seringkali memunculkan ide-ide sederhana, tetapi unik dan bernilai tinggi. Lauren Bacall mengatakan, “Imajinasi adalah layang-layang tertinggi yang mampu diterbangkan manusia.”
§  Mencoba hal-hal baru untuk meningkatkan pengalaman
Lakukan setiap proses mencoba hal baru itu sebagai sebuah permainan, sehingga Anda merasa senang melakukannya, serta lebih siap menerima kegagalan dan belajar dari kegagalan tersebut. Perasaan senang itu merupakan kunci meningkatkan daya kreativitas.
§  Motivasi non material
Motivasi tersebut menjadikan seseorang mampu berpikir lebih jenius dan memiliki semangat lebih besar dalam berusaha. Sebab motivasi tersebut bukan didasari keinginan untuk mendapatkan imbalan atau karena kompetisi, melainkan motivasi untuk mendapatkan kesenangan dan kepuasan jika mampu menakhlukkan tantangan dan berhasil menciptakan kreativitas.
§  Memiliki ketekunan, semangat, kedisiplinan, dan kegigihan dalam melakukan sesuatu.
Keempat hal tersebut akan membantu Anda terus berusaha menyiasati keterbatasan, mencari solusi bekerja dan lebih efisien hingga berhasil menciptakan karya luar biasa atau ide-ide cemerlang.
§  Percaya bahwa Anda kreatif.
Seorang peneliti pernah melakukan survei kepada sekelompok karyawan. Beberapa karyawan yang kreatif ternyata percaya bahwa mereka kreatif. Sedangkan sebagian lagi yang tidak kreatif itu percaya bahwa mereka tidak kreatif. Artinya, apapun yang Anda percaya adalah benar dan dapat menjadi kenyataan, termasuk jika Anda percaya bahwa Anda kreatif.
§  Mengevaluasi ide-ide sendiri secara jujur.
Jangan segan untuk meminta pendapat dan saran dari orang lain, terutama dari mereka yang cukup ahli di bidang mereka dan dapat dipercaya. Bila Anda selalu melakukan evaluasi atas kreativitas yang Anda hasilkan, maka dapat dipastikan Anda akan mampu menghasilkan karya yang bernilai tinggi atau benar-benar dapat memecahkan suatu masalah.
Kreativitas yang positif artinya tidak keluar dari nilai-nilai moralitas, dan itu sangat penting karena menyokong kemajuan dan mempermudah hidup kita semua. Terlebih untuk menghadapi kehidupan yang sangat dinamis dan penuh masalah ini, kita semua harus bisa bersikap dan berpikir lebih kreatif. Bisnis merupakan dunia yang dinamis dan itu menuntut kreativitas kita di dalam menjalaninya.(Galeriukm).

sumber

Pendidikan jasmani adalah kunci untuk meningkatkan kesehatan kepercayaan diri,kemampuan otak dan jangka panjang anak

Salah satu hal paling penting orang tua dapat memberikan anak-anak mereka adalah pendidikan fisik atau keterlibatan dalam kegiatan olahraga yang terorganisir. Pendidikan jasmani telah tergelincir dalam prioritas selama beberapa tahun terakhir, terutama di sekolah-sekolah publik kita. Beberapa sekolah bahkan tidak istirahat lagi. Mereka memproduksi anak-anak yang bisa (kadang-kadang) lulus ujian standar pada tingkat akademis, tetapi yang mengalami obesitas, diabetes, cenderung untuk penyakit jantung dan kemungkinan hidup yang relatif singkat dengan biaya medis yang tinggi dan banyak rasa sakit dan penderitaan untuk boot. Tapi apa yang baik merupakan program pendidikan yang mendidik anak-anak di akademisi jika para siswa yang tidak akan hidup, produktif sehat dengan menggunakan keterampilan akademik mereka?
Itulah mengapa saya pikir pendidikan jasmani perlu dimasukkan kembali ke sekolah-sekolah publik kita sebagai prioritas utama. Sepuluh menit reses hari tidak cukup. Selain istirahat, orang tua akan melakukannya dengan baik untuk mendapatkan anak-anak mereka terlibat dalam program tambahan pendidikan jasmani, seperti setelah-program sekolah atau olahraga yang terorganisir - apa pun yang melibatkan gerakan tubuh, apakah itu lari, bermain sepak bola, bermain basket, berlatih senam .. . Anda nama itu. Ini semua sangat baik untuk anak-anak.

Sehat tubuh, pikiran sehat

Mengapa kegiatan ini begitu bermanfaat? Mereka tidak hanya secara fisik membantu tubuh anak lebih sehat dalam hal fungsi sistem kekebalan tubuh, sirkulasi, kekuatan, fleksibilitas dan tangan / koordinasi mata, mereka juga sangat meningkatkan anak citra diri. Partisipasi dalam olahraga dapat secara dramatis meningkatkan anak-anak harga diri.
Ketika saya di sekolah dasar, kami memiliki sesuatu yang disebut Program Kebugaran Fisik Presiden. Seperti yang saya mengerti, program yang tidak ada lagi, tetapi itu adalah program yang sangat baik. Ini diuji setiap anak sekolah dasar di sejumlah daerah beberapa dasar, seperti melakukan pull-up, situps dan berjalan, dan itu memberi mereka lencana untuk berbagai tingkat prestasi fisik. Salah satu motto program, seperti yang saya ingat dari lencana aku mendapat, adalah: "Sebuah tubuh yang sehat, pikiran yang sehat."

Program yang tepat sasaran. Menjadi sehat secara fisik lebih dari sekedar fisik.Hal ini juga memberikan manfaat bagi pikiran Anda. Ini mengubah kepribadian Anda dalam cara yang positif. Ini perubahan seseorang menjadi lebih baik, dan terlibat dalam olahraga sosial yang diselenggarakan memberikan anak keterampilan sosial, keterampilan kerja sama tim dan banyak keterampilan berorientasi sosial lain yang akan menjadi manfaat besar untuk anak itu karena ia berkembang menjadi dewasa.

Konyol orang tua

Hebatnya, saya pernah mendengar beberapa orang tua datang dengan alasan yang paling dipercaya untuk tidak melibatkan anak-anak mereka dalam kegiatan fisik atau olahraga yang terorganisir program. Salah satu orangtua mengatakan kepada saya dia tidak ingin putrinya, anak kelas tujuh, untuk bermain sepak bola karena dia pikir semua wanita yang bermain sepak bola berakhir dengan kaki yang tampak besar, dan ia tidak ingin putrinya memiliki jelek, kaki besar . Luar biasa, ya?
Ini adalah kasus di mana orang tua, yang sangat salah memahami apa kebugaran fisik tidak dengan keindahan fisik seseorang, telah membuat keputusan yang akan mengganggu perkembangan anaknya dengan cara yang penting. Bahwa anak ingin bermain sepak bola, tapi orang tua lebih khawatir tentang daya tarik kosmetik kaki putrinya daripada benar-benar memberikan putrinya kesempatan untuk menjadi sehat secara fisik dan berpartisipasi dalam sebuah olahraga yang dia menikmati.Semacam ketidaktahuan bermain keluar jutaan kali sehari di seluruh negara kita dan di seluruh dunia, sebagai orangtua yang kekurangan informasi yang baik tentang manfaat olahraga dan kebugaran fisik membuat keputusan yang buruk tentang kegiatan anak-anak mereka. Keputusan ini berdampak negatif terhadap orangtua miskin potensi anak-anak selama sisa hidup mereka.

Takut resiko kehilangan dalam olahraga

Orang tua lain mengatakan mereka tidak ingin anak-anak mereka berpartisipasi dalam olahraga di mana ada pecundang. Mereka ingin semua orang menjadi pemenang, dan mereka takut untuk memiliki anak mereka pernah kehilangan permainan, kehilangan penghargaan atau muncul sebagai pecundang. Sikap ini didasarkan pada beberapa jenis sindrom overprotection aneh, saya kira. Dalam dunia nyata, ada pemenang dan pecundang. Ada konsekuensi untuk melakukan pekerjaan yang buruk, apakah itu dalam olahraga, bisnis, real estate, hubungan pribadi atau apa pun yang Anda pilih untuk mengejar.
Ini penting bahwa anak-anak belajar sejak awal bahwa investasi dan dedikasi mereka dimasukkan ke dalam beberapa upaya akan melunasi dalam hal menang dibandingkan kalah, atau dalam hal dianugerahi medali emas, bukan medali perunggu.

Menariknya, tidak semua orang harus menjadi pemenang untuk mendapatkan manfaat dari aktivitas fisik. Bahkan, semua yang diperlukan adalah partisipasi.Anda bisa datang di tempat terakhir di tim lari setiap saat namun masih jauh di depan anak-anak lain yang tidak berolahraga sama sekali. Anda bisa menjadi penembak lemparan bebas terburuk dalam basket dan masih mendapatkan manfaat sistem fisik, mental dan saraf dari bermain olahraga itu.

Latihan meningkatkan kecerdasan dan suasana hati

Sepanjang baris, banyak orangtua tidak menyadari bahwa anak-anak yang berpartisipasi dalam aktivitas fisik memiliki otak sehat dan sistem saraf. Mereka jauh lebih mungkin pernah didiagnosis dengan depresi, Attention Deficit Disorder atau gangguan yang disebut mental lainnya. Anak-anak yang berpartisipasi dalam olahraga ada di sekitar sehat - mental, fisik, emosi dan sosial. Beberapa manfaat berasal dari pelatihan itu sendiri dan perubahan kimia yang terjadi di otak dalam menanggapi pelatihan seperti itu, tapi manfaat lain yang berasal dari hanya menerima sinar matahari dan udara segar.
Saya sudah sering berbicara tentang sinar matahari alami dan manfaat yang luar biasa mengekspos kulit Anda untuk tingkat radiasi ultraviolet masuk akal. Manfaat mencakup pencegahan berbagai jenis kanker, depresi, osteoporosis, diabetes dan meningkatkan penyerapan kalsium, yang membuat tulang kuat. Jika Anda ingin anak Anda untuk memiliki tulang yang kuat, maka ia perlu mendapatkan beberapa sinar matahari dan aktivitas fisik, bersama dengan gizi yang layak yang meliputi kalsium dan magnesium. Olahraga yang terorganisir adalah cara yang bagus untuk mengekspos anak Anda untuk unsur-unsur sehingga ia dapat mengembangkan tulang yang kuat. (Dan itulah mengapa keterlibatan olahraga benar-benar mengurangi risiko cedera secara keseluruhan.)

Jangan meracuni anak-anak Anda dengan fluorida

Berbicara tentang tulang yang kuat, ketika saya masih di sekolah dasar, saya punya teman yang melanggar setidaknya satu tulang setiap tahun. Semua melalui sekolah, itu semacam lelucon bahwa orang ini memiliki tulang yang lemah. Ini tidak terjadi pada saya sampai beberapa tahun kemudian mengapa ia memiliki tulang yang lemah. Jawabannya adalah fluorosis. Dia sedang overdosis dengan fluorida.
Dia memiliki tanda-tanda klasik - terutama perubahan warna pada gigi depan dan tulang-tulang patah. Paparan berlebihan terhadap fluoride akan menyebabkan kedua efek ini. Orang tua telah dicuci otak untuk mengekspos anak-anak mereka terlalu banyak fluorida oleh industri gigi, yang begitu jauh di belakang pada keselamatan yang masih benar-benar mempromosikan menempatkan merkuri ke dalam mulut anak-anak dan ibu hamil melalui penggunaan tambalan gigi. Jika Anda memiliki anak yang telah patah tulang terlalu mudah, Anda mungkin ingin memeriksa asupan fluoride mereka. Terlalu banyak fluoride akan menyebabkan melemahnya tulang dan, tentu saja, fluorosis gigi.

Olahraga yang bernilai waktu, tenaga dan biaya

Mendapatkan kembali ke pendidikan jasmani, saya percaya bahwa keterlibatan dalam olahraga atau aktivitas fisik secara teratur adalah salah satu karunia terbesar setiap orangtua dapat memberikan anak mereka. Jadi orang tua, bahkan jika biaya Anda uang, bahkan jika itu ketidaknyamanan untuk menjemput anak Anda setelah sekolah atau membawa mereka untuk berlatih sepak bola, melakukannya. Itu sangat berharga untuk masa depan anak itu - tidak hanya untuk kesehatan fisik mereka tetapi juga untuk kesehatan mental mereka. Apapun uang dan usaha Anda dimasukkan ke dalam olahraga hari ini akan lebih dari dibuat untuk di masa depan dengan kurangnya anak Anda tagihan medis dan obat resep, berkat kenyataan bahwa ia jauh lebih sehat daripada anak-anak lain yang berpartisipasi dalam tidak ada aktivitas fisik .
Jadilah contoh kebugaran fisik

Bagaimana dengan anak yang mengatakan mereka tidak ingin berpartisipasi dalam aktivitas fisik? Jika Anda memaksa mereka untuk melakukannya? Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, izinkan saya mengajukan pertanyaan lain: Apa yang Anda, orangtua, lakukan dengan tingkat aktivitas fisik?
Anak-anak akan meniru orang tua. Jika Anda merokok, mereka cenderung untuk merokok rokok. Jika Anda memakai narkoba, mereka cenderung melakukan obat, dan jika Anda menghindari latihan fisik dan duduk di sofa selama enam jam sehari menonton televisi, coba tebak? Mereka akan berakhir melakukan sesuatu yang mirip. Bagi mereka, mungkin akan bermain video game pada Xbox daripada menonton TV, tapi masih waktu yang dihabiskan duduk, melakukan apa-apa fisik.

Sebagai orangtua, Anda perlu contoh. Anda perlu untuk turun pantat Anda sendiri dan mulai melakukan aktivitas fisik jika Anda ingin mendorong anak Anda untuk melakukan hal yang sama.

Banyak orang dewasa obesitas anak obesitas, itu tidak gen, itu disebut pemodelan orangtua

Beberapa dokter mengatakan bahwa obesitas adalah salah informasi genetik karena mereka melihat orang tua dan anak-anak mereka, dan mereka menarik kesimpulan yang salah bahwa, karena keduanya obesitas, itu harus genetik. Yang benar adalah, mereka berdua obesitas karena orang tua menolak untuk latihan, dan anak meniru orangtua. Plus, mereka baik mengikuti diet obesitas-sama mempromosikan. Ini tidak ada hubungannya dengan gen dan semuanya harus dilakukan dengan sesuatu yang disebut pemodelan orangtua.
Anak-anak akan model perilaku mereka pada orang di sekitar mereka, terutama di posisi otoritas, yang, tentu saja, termasuk orang tua. Jika Anda ingin anak Anda aktif secara fisik, hal yang paling penting yang dapat Anda lakukan adalah memberikan contoh. Jika Anda menolak untuk secara fisik aktif, namun Anda menuntut bahwa mereka berpartisipasi dalam olahraga, Anda mengirimkan pesan tidak kongruen, yang, "Lakukan apa yang saya katakan, bukan apa yang saya lakukan." Ini seperti orang tua yang merokok dan kemudian menghukum anak mereka untuk mengambil merokok. Ini pesan tidak kongruen, dan itu membingungkan anak-anak. Ini membuat mereka frustrasi, marah atau memberontak, dan kemungkinan bahwa upaya Anda untuk mendapatkan mereka terlibat dalam program latihan fisik akan gagal kecuali jika Anda mengatur sebuah contoh pertama.

Jadi menemukan cara untuk bekerja pada trampolin mini di ruang tamu Anda sendiri, jangan melompat-lompat, berjalan-jalan mengelilingi blok, berenang atau bersepeda, atau bermain Frisbee golf. Bila Anda tetap aktif, Anda akan menciptakan suatu lingkungan di mana anak Anda jauh lebih mungkin tertarik pada latihan fisik.

Jangan mengirim anak pendek untuk lompat tinggi

Akhirnya, saya memiliki satu bit terakhir dari nasihat bagi orang tua melihat mendapatkan anak-anak mereka terlibat dalam latihan fisik atau program olahraga: Lihatlah tubuh anak Anda, dan mengambil satu menit untuk menilai apa yang dia mungkin baik. Jika Anda memiliki anak yang pendek dan gempal, dia dibangun untuk menjadi baik di gulat, bukan lompat tinggi. Jika dia tinggi dan kurus, ia mungkin akan jauh lebih baik sebagai pelari jarak jauh pada tim lari. Jika ia memiliki kekuatan tubuh yang luar biasa atas, dia mungkin menjadi besar di sepakbola, tetapi jika ia memiliki tubuh bagian atas lemah tapi tubuh bagian bawah yang kuat, ia mungkin seorang pelari yang hebat, atau dia mungkin benar-benar baik di sepak bola.
Jika ia memiliki daya tahan kardiovaskuler yang luar biasa, dia mungkin unggul dalam sepak bola atau basket. Jika dia tinggi, basket adalah pilihan yang jelas. Hal yang sama berlaku bagi gadis-gadis muda juga. Jika putri Anda memiliki kaki panjang dan dalam kondisi kardiovaskular yang baik, dia akan baik di sepak bola atau basket. Jika dia seorang pelari cepat, dia akan menjadi besar di trek. Jika dia sangat kurus dan tinggi, ia mungkin seorang pelari jarak jauh. Fleksibilitas yang besar dan kekuatan inti cocok untuk senam atau menari. Jika dia kekar, selalu ada pada tim menembak trek perempuan!

Lihatlah tubuh anak-anak Anda dan membandingkan mereka tubuh dengan atlet profesional yang baik di olahraga tertentu. Anda akan melihat bahwa setiap atlet profesional memiliki proporsi tubuh tertentu. Pesepeda yang besar, misalnya, cenderung terlihat sangat mirip dalam hal kekuatan tubuh yang lebih rendah dibandingkan kekuatan tubuh bagian atas, panjang kaki dan sebagainya. Pemain sepak bola besar juga memiliki proporsi tubuh tertentu berdasarkan posisi bidang mereka. Penerima lebar biasanya tinggi dan kurus dengan daya tahan kardiovaskuler besar. Pemain belakang biasanya pendek, gempal dan memiliki kekuatan kaki mengesankan dikombinasikan dengan kecepatan kilat-cepat.

Proporsi dan kekuatan tubuh membuat anak masing-masing lebih cocok untuk aktivitas tertentu. Sebagai orang tua, itu ide bagus untuk membantu menilai kekuatan anak Anda dan mengarahkan mereka ke arah olahraga yang mereka paling cocok. Jika mereka dalam olahraga yang salah - katakanlah ada seorang anak benar-benar pendek mencoba untuk bermain basket, misalnya - maka mereka bisa mendapatkan hati yang sangat mudah, sedangkan anak pendek yang sama dapat melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam senam, misalnya.

Dengan kata lain, jangan mencoba untuk cocok dengan pasak persegi di lubang bundar. Kita semua diberikan tubuh, dan kita harus membuat yang terbaik dari itu.Itu berarti bahwa tidak peduli apa ukuran tubuh kita atau bentuk, ada beberapa olahraga dan kegiatan yang kita akan menjadi miskin di, dan ada orang lain bahwa kita lebih cocok untuk dan di mana kita bisa unggul, dan mereka adalah orang yang saya harap Anda akan membimbing anak-anak Anda terhadap. Jika Anda membuat pilihan yang salah, atau jika anak Anda kebetulan tertarik dalam olahraga yang ia atau dia tidak cocok, tidak mencegah mereka, membiarkan mereka bermain pula. Apakah semua yang Anda bisa untuk menjaga mereka aktif. Mungkin mereka akan bermain untuk satu semester atau satu tahun, dan mereka akan memutuskan untuk mengubah olahraga sendiri. Mungkin mereka ingin melakukan bisbol bukan trek, atau mungkin mereka ingin belajar seni bela diri di luar sekolah atau mereka ingin pergi ke kamp senam. Setiap hal-hal ini akan sangat bermanfaat bagi kesehatan anak anda dalam jangka panjang.

Ingat, salah satu hadiah terbesar yang bisa Anda berikan kepada anak-anak Anda semakin mereka terlibat dalam program olahraga atau program latihan fisik. Hanya ingat untuk tetap menyenangkan, tetap aman dan menetapkan contoh terbaik sendiri.

Dan bagaimana dengan akademisi? Jelas akademisi penting, tetapi kesehatan harus menjadi prioritas yang lebih tinggi menurut saya. Apa gunanya otak diisi penuh dengan fakta-fakta matematika dan ilmu pengetahuan jika jantung tidak dapat memompa oksigen untuk itu? Anda dapat menciptakan yang terbaik tes-taker di dunia dengan menjejalkan anak penuh fakta dan formula, tetapi jika dia gemuk dan tidak bisa memanjat tangga tanpa kehabisan napas, kemungkinan anak itu akan mati karena serangan jantung sebelum usia 45. Dan kemudian semua yang prestasi akademik hilang (karena mati otak tidak berpikir sangat baik).

Ingin tahu di mana aku belajar disiplin diri dan penghargaan atas kerja keras? Aku berlari jalur untuk empat tahun di sekolah tinggi. Dan pelatih saya, Robert Taman, mengajariku lebih banyak tentang kehidupan daripada guru akademis. Saya sehat hari ini karena kebiasaan saya pelajari (dan akhirnya ditemukan kembali) yang berjalan berputar-putar di lapangan sepak bola.



sumber
http://www.naturalnews.com/019837_childrens_health_physical_education.html